Bibliografi Penyakit Unggas

Berikut ini saya muat BIBLIOGRAFI KHUSUS PENYAKIT UNGGAS untuk membantu para peneliti dan pengguna lainnya yang membutuhkan informasi, khususnya mengenai Penyakit Unggas. Bibliografi disusun menjadi 4 kelompok unggas (Ayam, Burung, Itik dan Angsa serta Umum) dan dilengkapi dengan indeks pengarang dan indeks subyek.
Judul bahan pustaka yang dimuat dalam bibliografi ini, merupakan koleksi Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA). Bagi pengguna yang berminat memiliki bahan pustaka lengkap yang judulnya termuat dalam terbitan ini dapat menghubungi PUSTAKA atau mencari ke perpustakaan pertanian setempat untuk memesan fotokopinya dengan mencantumkan nama pengarang dan judul yang dikehendaki serta judul majalah/monograf yang memuatnya.
========
Departemen Pertanian PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Jalan Ir. H. Juanda 20, Bogor 16122, Indonesia 2006
========
AYAM
001 ACHMAD
Laporan monitoring situasi penyakit dan pengujian tingkat kekebalan ND pada ayam buras di
lokasi pengembangan RRMC/Achmad, Sri Murni Astuti dan Sulaxono Hadi
Dilavet. v. 9(4), 2000: p.6-11.
002 ADJID, R.M.A
Hasil-hasil penelitian dan dukungan teknologi dalam mengendalikan dan mencegah penyakit
viral penting pada ayam lokal/R.M.A. Adjid, Risa Indriani, R. Damayanti, Taty Ariyanti dan L.
Parede
Dalam : Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Pengembangan Ayam Lokal, Semarang 26
Agustus 2005. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2005: p. 20-27
003 ADJID, R.M.A.
Penyakit marek pada ayam: 1. etiologi, patogenesis dan pengendalian penyakit/R.M.A. Adjid, R.
Damayanti, H. Hamid, T. Sjafriadidan Darminto
Wartazoa. v. 12(2), 2002: p. 65-71.
004 ALFINUS
Kasus histomoniasis pada ayam buras/Alfinus dan Muflihanah
Diagnosa Veteriner. (no. 25), 2001: p. 1-6.
005 ALFINUS
Kejadian Tetrameres americana pada ayam kampung/Alfinus, Effendi dan Sutar M.
Diagnosa Veteriner. v. 1(1), 2003: p. 18-21.
006 ANON
Ayam ras rentan Aspergillosis/Anon
Poultry Indonesia. (no. 262), 2002: 1 p..
007 ARIFIN, Z.
Akumulasi Cd kronis dalam ginjal ayam yang diberi pakan mengandung Cd sebelum dan
sesudah bertelur/Zainal Arifin, Darmono, A. Safuan, Titik Nuryani
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 17-18
September 2001. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2001: p. 695-699
008 ARIFIN, Z.
Derajat kontaminasi kadmium (Cd) dalam pakan dan hubungannya dengan konsentrasi Cd
dalam hati ayam pedaging/Zainal Arifin, Darmono, M. Bhakti P., Agus S. dan Finiati
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor, 18-19 September
2000. Bogor: PUSLITBANGNAK, 2000: p. 547-551
009 ARIMBI
Respon imun pada ayam petelur setelah vaksinasi ND pada keadaan stress bising/Arimbi,
Rusmana, Kusmaedi, Wardhana dan Hernomoadi Huminto
Media Kedokteran Hewan. v. 17(2), 2001: p.
010 ARIYANTI, T.
Pengembangan enzyme linked immunosorbent assay untuk evaluasi respon antibodi pada egg yolk
dari ayam yang diimunisasi antigen sel utuh inaktif S. enteritidis phage tipe 4/Tati Ariyanti,
Supar, Djaenuri dan Iskandar
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor 12-13
September 2005. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2005: p. 1056-1091
011 ARIYANTI, T.
Peranan Salmonella enteritidis pada ayam dan produknya/Tati Ariyanti, Supar
Wartazoa. v. 15(2), 2005: p. 57-65.
012 ASTUTI, S.M.
Laporan monitoring pasca vaksinasi ND pada ayam buras pola pemeliharaan RRMC di
Kecamatan Panayam Kabupaten Pasir Kalimantan Timur th.anggaran 1999/2000/Sri Murni
Astuti, Dian Karyanti dan Salasiah
Dilavet. v. 9(4), 2000: p. 12-15.
013 BAHRI, S.
Efek aflatoksin (AFBI) pada embrio ayam/S. Bahri, R. Widiastuti dan J. Mustikaningsih
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(2), 2005: p. 160-168.
014 BALAI INFORMASI DAN PENYULUHAN PERTANIAN
Berak darah atau koksidiosis pada ayam/Balai Informasi dan Penyuluhan Pertanian
Dalam : Merajut benang teknologi menguak kesempatan meraih cita-cita. Lombok : BIPP,
2000: 4 p.
015 DAMAYANTI, R.
Deteksi antigen virus infectious bronchitis dengan teknik imunohistokimiawi pada ayam
Pedaging yang diinfeksi dengan isolat IBI-269 atau disuntik dengan vaksin hidup H-120/Rini
Damayanti dan Darminto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 6(4), 2001: p. 239-246.
016 DAMAYANTI, R.
Deteksi virus Avian Influenza subtipe H5N1 pada organ ayam yang terserang flu burung sangat
patogenik di Jawa Timur dan Jawa Barat dengan teknik imunohistokimia/R. Damayanti, .L.P.I.
Dharmayanti, R. Indriani, A. Wiyono dan Darminto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 9(3), 2004: p. 197-203.
017 DAMAYANTI, R.
Gambaran histopatologi kasus marek pada ayam pedaging di Kabupaten Tasikmalaya dan
Ciamis, Jawa Barat/Rini Damayanti dan A. Wiyono
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 8(4), 2003: p. 247-255.
018 DAMAYANTI, R.
Gambaran klinis dan patologis pada ayam yang terserang flu burung sangat patogenik (HPAI) di
beberapa peternakan di Jawa Timur dan Jawa Barat/Rini Damayanti, N.L.P. Dharmayanti, R.
Indriani, A. Wiyono dan Darmanto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 9(2), 20
019 DAMAYANTI, R.
Penyakit marek pada ayam: 2. aspek klinis, patologis dan diagnosis/Rini Damayanti dan Helmy
Hamid
Wartazoa. v. 12(2), 2002: p. 80-87.
020 DARMINTO
Teknologi pengendalian penyakit flu burung pada usaha peternakan ayam/Darminto
Dalam : Petunjuk teknis rakitan teknologi pertanian Karang Ploso : BPTP Jawa Timur dan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur, 2005: p. 31-40
021 DHARMAYANTI, N.L.P.I
Viral arthritis pada ayam: permasalahan dan cara pengendaliannya/N.L.P.I. Dharmayanti dan
Darminto
Wartazoa. v. 9(2), 2000: p. 57-64.
022 DIREKTORAT BUDIDAYA TERNAK NON RUMINANSIA
Budidaya ayam kampung bebas Avian Influenza (flu burung)/ Direktorat Budidaya Ternak Non
Ruminansia
Jakarta : Direktorat Budidaya Ternak Non Ruminansia, 2006: 6 p.
023 DIREKTORAT KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER
Upaya pencegahan penularan flu burung di Tempat Pemotongan Ayam (TPA)/Direktorat
Kesehatan Masyarakat Veteriner
Jakarta : Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, 2005: 5 p.
024 DRASTINI, Y.
Sensitivitas dan spesifisitas deteksi daging bangkai ayam broiler/Yatri Drastini dan Doddi
Yudhabuntara
Jurnal Sain Veteriner. v. 17(2), 2000: p. 34-38.
025 FADILAH, R.
Aneka penyakit pada ayam dan cara mengatasinya/Roni Fadilah dan Agustin Polana
Jakarta : Agromedia Pustaka, 2004: p. 170 p.
026 FAIZAH
Pemantauan nilai titer antibodi HI terhadap ND pada ayam pedaging dihubungkan dengan
efektifitas waktu vaksinasi dan pengambilan darah/Faizah, Machfud, Benyamin dan Ratna
Diagnosa Veteriner. v. 2(1), 2004: p. 7-11.
027 GHOLIB, D.
Pengembangan teknik serologi untuk pemeriksaan Aspergillosis ayam/Djaenudin Gholib
Jurnal Ilmu Ternak & Veteriner. v. 10(2), 2005: p. 143-149.
028 GHOLIB, D.
Trichosporonosis kulit pada ayam broiler dan isolasi penyebabnya/Djaenudin Gholib, Istiana dan
Tarmudji
Jurnal Mikologi Kedokteran Indonesia. v. 4(1 dan 2),2003/v. 5(1 dan 2),2004: p. 21-26.
029 GINTING, N.
Swollen head syndrome pada broiler layer dan broiler breeder di Indonesia (laporan khusus)/N.
Ginting, H. Hamid dan Hermawan
Penyakit Hewan. v. 26(48), 1994: p. 53-56.
030 HADI, S.
Letupan infectious bursal disease pada broiler di Kalimantan Selatan/Sulaxono Hadi, Agustia,
Jimmy Syarwani Kalianda dan Dewa Made Ngurah Dharma
Dilavet. v. 15(1), 2005: p. 1-8.
031 HANDAYANI, S.U.
Koleksi, purifikasi dan penyimpanan merozoit Eimeria tenella untuk produksi bahan bioaktif
dalam imunisasi koksidiosis pada ayam/S.U. Handayani dan U. Cahyaningsih
Dalam : Menuju kemandirian teknologi pertanian unggul: kumpulan hasil penelitian pilihan
1997-2002 edisi 2003. Bogor : IPB, 2003: p. 167
032 HANDHARYANI, E.
Studi immunohistokimia sel-sel ito cholangiohepatitis spontan pada ayam broiler/E.
Handharyani, K. Ochiai, W. Winarsih, E. Harlina dan S. Estuningsih
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 6(4), 2001: p. 275-279.
033 HARMAYANI, E.
Identifikasi bahaya kontaminasi Staphylococcus aureus dan titik kendali kritis pada pengolahan
produk daging ayam dalam usaha jasa boga/Eni Harmayani, Eko Santoso, Tyas Utami dan Sri
Rahardjo
AGRITECH. v. 16(3), 1996: p. 7-15.
034 HERNOMOADI, L.P.
Isolasi avian r eovirus dari kasus kekerdilan pada ayam pedaging/L. Parede Hernomoadi,, T.
Syafriati, S.M. Noor dan S. Wahyuwardani
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 17-18
September 2001. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2001: p. 687-694
035 HUMINTO, H.
Kasus diagnosis penyakit marek pada ayam/Hernomoadi Huminto dan Bambang Ponco
Priosoeyanto
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor 18-19 September 2000.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 543-546
036 HUMINTO, H.
Patomorfologi kasus kekerdilan pada ayam broiler di daerah Bogor/Hernomoadi Huminto dan
Dewi Ratih.Agungpriyono, Lies Parede Hernomoadi dan Kusmaedi
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 17-18
September 2001 Bogor : PUSLITBANGNAK, 2001: p. 681-686
037 INDRIANI, R.
Pengembangan teknik Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) untuk mendeteksi
adanya antibodi terhadap virus Infectious Laryngo Tracheitis (ILT) dalam serum ayam /Risa
Indriani, R.M. Abdul Adjid, Darminto dan Helmy Hamid
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 30 September
– 1 Oktober 2002. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2002: p. 435-439
038 INDRIANI, R.
Penyakit Infectious bronchitis pada ayam dan cara mengendalikannya/Risa Indriani dan
Darminto
Wartazoa. v. 9(2), 2000: p. 65-72.
039 INDRIANI, R.
Respon antibodi dan proteksi vaksin inaktif Infectious bronchitis isolat local pada ayam
petelur/Risa Indriani dan Darminto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 6(2), 2001: p. 134-140.
040 ISKANDAR, T.
Pemberian campuran serbuk jahe merah (Zingiber officinale var. rubra) pada ayam petelur
untuk penanggulangan koksidiosis/Tolibin Iskandar dan Amir Husein
Dalam : Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 29-30 September.2003.
Bogor: PUSLITBANGNAK, 2003: p. 443-447
041 ISKANDAR,T.
Pengaruh pemberian infus jahe merah (Zingiber officinale var rubra) terhadap koksidiosis
sekum pada ayam pedaging/Tolibin Iskandar, T.B. Murdiati, Didik Tulus Subekti
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor, 18-19 September 2000
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 525-531
042 ISTIANA
Studi bakteriologik pada kasus kematian awal anak ayam kedu pasca tetas/Istiana
Penyakit Hewan. v. 25(46), 1993: p. 124-127.
043 KAMARUDDIN, M.
Pengaruh pemberian air perasan daun pepaya pada ayam: 1. respon patofisiologik duodenum/
Mufti Kamaruddin dan M. Nur Salim
Jurnal Sain Veteriner. v. 18(1 dan 2), 2000: p. 37-43.
044 KAMARUDDIN, M.
Pengaruh pemberian air perasan daun pepaya pada ayam: 2. respon patofisiologik hepar/Mufti
Kamaruddin dan M. Nur Salim
Jurnal Sain Veteriner. v. 20(1), 2002: p. 1-4.
045 KAMARUDDIN, M.
Pengaruh pemberian air perasan daun pepaya pada ayam: 3. respon terhadap patofisiologik
ginjal/Mufti Kamaruddin dan M. Nur Salim
Jurnal Sain Veteriner. v. 20(1), 2002: p. 5-8.
046 KRISNANINGSIH, M.M.F.
Uji sensitivitas isolat Escherichia coli patogen pada ayam terhadap beberapa jenis antibiotik/
M.M. Firdiana Krisnaningsih, Widya Asmara dan M. Haryadi Wibowo
Jurnal Sain Veteriner. v. 23(1), 2005: p. 13-18.
047 KUSUMANINGSIH, A.
Infeksius coryza (Snot) pada ayam di Indonesia/A. Kusumaningsih dan S. Poernomo
Wartazoa. v. 10(2), 2000: p. 72-76.
048 MAHARDIKA, I G.N.K.
Isolasi virus Avian Influenza patogenik pada ayam kampung di Bali/I G.N.K. Mahardika, M.
Sibang, M. Suamba, K.A. Adnyana, N.M.S. Dewi, K.A. Meidiyanti dan Y.A. Paulus
Jurnal Veteriner. v. 5(4), 2004: p. 145-148.
049 MARYAM, R.
Efektivitas ekstrak bawang merah (Allium sativum Linn) dalam penanggulangan aflatoksikosis
pada ayam petelur/Romsyah Maryam, Yulvian Sani, Siti Juariah, Rachmat Firmansyah dan
Miharja
Dalam : Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 29-30 September 2003.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2003: p. 454-461
050 MARYAM, R.
Efektivitas natrium kalsium aluminosilikat hidrat dalam penurunan residu aflatoksin pada
daging dan hati ayam broiler/Romsyah Maryam, Hermenigilda Nehat, Rachmat Firmansyah, Siti
Djuarini dan Miharja
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 17-18
September 2001. Bogor : PUS LITBANGNAK, 2001: p. 708-715
051 MARYAM, R.
Kontaminasi fumonisin pada bahan pakan dan pakan ayam di Jawa Barat/Romsyah Maryam
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor, 18-19 September 2000.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 538-542
052 MATSUO, K.
Survei serologik antibodi Toxoplasma gondii dengan uji aglutinasi lateks pada ayam di
Propinsi Lampung/Kayoko Matsuo
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(1), 1996: p. 73-75.
053 MUFLIHANAH
Gambaran darah pada ayam broiler setelah perlakuan vaksin ND (Newcastle Disease)/
Muflihanah, M. Idris, Suriani, Haeriah dan Irmayanti
Diagnosa Veteriner. v. 1(1), 2003: p. 1-5.
054 MUNIER, F.F.
Kebijakan pemerintah daerah Propinsi Sulawesi Tengah dalam penanggulangan penyakit flu
burung (Avian Influenza) pada ayam ras/F.F. Munier
Dalam : Prosiding Lokakarya Nasional Penyakit Zoonosis Bogor 15 Sep 2005. Bogor :
PUSLITBANGNAK, 2005: p. 80-84
055 MURTIDJO, B.A.
Pengendalian hama dan penyakit ayam/B.A. Murtidjo
Yogyakarta : Kanisius, 1992: p. 143 p.
056 NATALIA, L.
Clostridial necrotic enteristis: peranan vaksinasi koksidiosis terhadap kejadian penyakit pada
ayam pedaging/L. Natalia, A. Priadi, dan J. Manurung
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 8(1), 2003: p. 55-63.
057 NATALIA, L.
Clostridial necrotic enteritis pada ayam/Lily Natalia
Wartazoa. v. 14(4), 2004: p. 133-142.
058 NATALIA, L.
Penggunaan probiotik untuk pengendalian Clostridial Necrotic Enteristis pada ayam pedaging/L.
Natalia dan A. Priadi
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(1), 2005: p. 71-76.
059 NOOR, S.M.
Mucosal and systemic immune responses in chickens orally immunised with Campylobacter
jejuni antigen entrapped in polylactideco- glycolide microparticles/Susan Maphilindawati Noor
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 3(4), 1998: p. 264-269.
060 NOOR, S.M.
Peranan Campylobacter jejuni sebagai bakteri penyebab kekerdilan pada ayam broiler/Susan M.
Noor, Masniari Poeloengan, Lies Parede, T. Syafriati dan S. Wahyuwardani
Dalam: Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor, 17-18 September
2001. Bogor: PUSLITBANGNAK, 2001: p. 730-736
061 NOOR, S.M.
Studi imunisasi in ovo dengan antigen protein flagella dan whole cell dari Campylobacter jejuni
pada ayam/Susan M. Noor
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 5(2), 2000: p. 119-124.
062 NOOR, S.M.
Uji pertumbuhan Campylobacter spp. dari kasus kekerdilan terhadap ayam pedaging/Susan M.
Noor, Masniari Poeloengan, Andriani L. Parede dan Tatty Syafriati
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor, 18-19 September 2000.
Bogor: PUSLITBANGNAK, 2000: p. 520-524
063 NUGROHO, W.S.
Patogenisitas isolat Escherichia coli positif Congo Red pada telur ayam berembrio umur 12 hari/
Widagdo Sri Nugroho, M. Haryadi Wibowo dan Widya Asmara
Jurnal Sain Veteriner. v. 20(1), 2002: p. 25-28.
064 NUGROHO, W.S.
Uji sensitivitas bakteri Escherichia coli isolat asal ayam yang bereaksi positif pada media
Congo Red terhadap preparat Ampisilin, Streptomisin dan Enrofloksasin/Widagdo Sri Nugroho
dan Michael Haryadi Wibowo
Jurnal Sain Veteriner. v. 23(1), 2005: p. 19-23.
065 NURHANDAYANI, A.
Serological survey against infectious bursal disease virus serotype 1 in chickens/A.
Nurhandayani, S. Lestari dan M.A.R. Noor
Bulletin Pengujian Mutu Obat Hewan. (no. 3), 1990: p. 4-5.
066 OKA, I.B.M.
Ovisidal dan vermisidal bawang putih terhadap telur dan cacing Ascaridia galli pada ayam
kampung/Ida Bagus Made Oka
Jurnal Veteriner. v. 4(2), 2003: p. 51-55.
067 PANAMBUNAN, R.M.S.
Mencermati perubahan iklim menyelamatkan bisnis broiler/Ruth M.S. Panambunan
Poultry Indonesia. (Agustus), 2003: p. 62-63.
068 PAREDE, L.
Pemantauan isolat dan titer antibodi gumboro dari berbagai daerah wabah di Indonesia/Lies
Parede, P. Ronohardjo, R. Indriani dan H. Hamid
Penyakit Hewan. v. 26(48), 1994: p. 1-5.
069 PAREDE, L.
Strategi pengembangan vaksin lokal dalam mengendalikan dan mencegah penyakit pada ayam
lokal/Lies Parede
Dalam : Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Pengembangan Ayam Lokal, Semarang 26
Agustus 2005. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2005: p. 42-50
070 POERNOMO, S.
Haemophilus paragallinarum pada ayam di Indonesia: II. Sifat-sifat fisiologik dan biokimiawi
isolat Haemophilus spp. dari ayam sakit/Sri Poernomo, Sutarma dan Yapto Nazarudin
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(4), 1997: p. 263-266.
071 POERNOMO, S.
Haemophilus paragallinarum pada ayam di Indonesia: III. Uji sensitivitas Haemophilus
paragallinarum dari ayam penderita Snot terhadap obat antimikroba/Sri Poernomo, Sutarma, dan
Sang Ayu Ketut Dewi Silawatri
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(4), 1997: p. 267-269.
072 POERNOMO, S.
Infeksi Salmonella enteritidis pada anak ayam pedaging dari peternakan pembibit:suatu laporan
kasus/Sri Poernomo, Indrawati Rumawas dan A. Sarosa
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(3), 1997: p. 194-197.
073 POERNOMO, S.
Isolasi Pasteurella multocida dari ayam pedaging/Sri Poernomo dan A. Sarosa
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(2), 1996: p. 132-136.
074 PROBORARAS, T.
Studi pendahuluan Salmonella spp. di lingkungan peternakan ayam ras di Lampung/Tantri
Proboraras dan Tumisih
Velabo. v. 16(1), 2000: p. 1-16.
075 RAHAYU, B.W.I.
Kematian ayam legund (Naked Nick Fowl) berdasarkan genotip pada fase embrional/
Bernaddeta Wahyuni Irianti Rahayu, Jafendi H. Purba Sidadolog dan Maria Astuti
Mediagama. v. 3(2), 2001: p. 45-53.
076 RAHMAHANI, J.
Pemanfaatan supernatan kultur sel fibroblas- embrio ayam yang diaktivasi antigen s ebagai
adjuvan dalam pelaksanaan vaksinasi Newcastle Disease/Jola Rahmahani, Suwarno dan
Kusnoto
Media Kedokteran Hewan. v. 17(3), 2001: p. 130-134.
077 RIRIN N.W.
Hubungan antara kasus Chronic Respiratory Disease (CRD) dengan hasil titer antibodi terhadap
Newcastle Disease (ND) pada ayam bibit pedaging (Parent Stock)/Ririn N.W., Kusnoto dan
Kismiyati
Media Kedokteran Hewan. v. 19(2), 2003: p. 50-52.
078 SADIK, A.
Penggunaan vaksin kolera ayam bentuk oil adjuvan dan suspensi/Achmad Sadik dan
Soelistyanto
Bulletin Vetma. (no. 1), 1979: p. 21-31.
079 SAEPULLOH, M.
Epidemiologi, diagnosis dan kontrol penyakit Infectious Laryngotracheitis (ILT) pada ayam/
Muharam Saepulloh dan Darminto
Wartazoa. v. 8(1), 1999: p. 20-27.
080 SAEPULLOH, M.
Isolasi dan identifikasi agen penyebab penyakit Infectious Laryngotracheitis (ILT) pada ayam
petelur di Kabupaten Bogor, Bekasi dan Tangerang/Muharam Saepulloh, Helmy Hamid dan
Darminto
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor 29-30
September 2003. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2003: p. 424-430
081 SAHARA, A.
Distribusi Culicoides spp. (Diptera: Ceratopogonidae) pada peternakan petelur di Kabupaten
Sleman Yogyakarta/Ana Sahara dan Dwi Priyowidodo
Jurnal Sain Veteriner. v. 20(1), 2002: p. 43-47.
082 SALFINA
Studi patogenisitas Eimeria tenella pada ayam buras di Kalimantan Selatan/Salfina, A. Hamdan dan
D.D. Siswansyah
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(4), 1997: p. 277-282.
083 SANNANG, Z.
Penyakit penting pada ternak ayam buras/Z. Sannang
LIPTAN BPTP Biromaru. (no.1), 1999: 2 p..
084 SANTHIA A.P., K.
Pengaruh infeksi virus penyakit gumboro terhadap tingkat protektivitas antibodi Newcastle
Disease dan produksi telur ayam/Ketut Santhia A.P.
Buletin Veteriner, BPPV Denpasar. v. 15(62), 2003: p. 60-65.
085 SARMIN
Pengaruh pemberian sporozoit inaktif terhadap tantangan infeksi Eimeria tenella pada ayam/
Sarmin dan Sumartono
Jurnal Sain Veteriner. v. 19(2), 2001: p. 60-66.
086 SETIADI, D.
Ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less) sebagai obat anti stress pada ayam broiler/D.
Setiadi dan A. Sudarman
Media Peternakan. v. 28(2), 2005: p. 46-51.
087 SETYAWATI, SJA
Upaya peningkatan kekebalan broiler terhadap penyakit koksidiosis melalui infeksi simultan
ookista/SJA Setyawati dan E. Yuwono
Animal Production=Jurnal Produksi Ternak. v. 8(1), 2006: p. 72-77.
088 SOEJOEDONO, R.D.
Respon kekebalan ayam yang divaksin dengan vaksin gumboro aktif dan daya proteksinya
terhadap virus gumboro isolat lapang/Retno D. Soejoedono
Jurnal Veteriner. v. 5(2), 2004: p. 47-53.
089 SOERIPTO
Efikasi vaksin Micoplasma gallisepticum untuk pengendalian penyakit pernafasan menahun
pada ayam buras di lokasi pengembangan bibit ternak/Soeripto
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor, 18-19 September 2000.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 532-537
090 SUARTHA, I.N.
Produksi imunoglobulin y spesifik antitetanus pada ayam/I Nyoman Suartha, IWayan Teguh
Wibawan dan Iman Bayu Prakoso Darmono
Jurnal Veteriner. v. 7(1), 2006: p. 21-28.
091 SUDARYANI, T.
Teknik vaksinasi dan pengendalian penyakit ayam/Titik Sudaryani
Jakarta : Penebar Swadaya, 1994: 64 p.
092 SUMADI
Minimum inhibitory concentrations of Escherichia coli isolated from cattle, pigs and chickens in
Indonesia/Sumadi, Istiyaningsih, K. Zarkasih dan S.B. Siregar
Bulletin Pengujian Mutu Obat Hewan. (no. 3), 1990: p. 16-19.
093 SUPAR
Patogenesis Pasteurella multocida isolat lokal pada mencit dan ayam/Supar, Yudi Setiadi,
Djaenuri, Nina Kurniasih dan Bhakti Poerwadikarta
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 5(1), 2000: p. 59-64.
094 SUPAR
Pengembangan vaksin kolera unggas: 1. proteksi vaksin Pasteurella multocida isolat lokal pada
ayam terhadap uji tantangan galur homolog dan heterolog/Supar, Y. Setiadi, Djaenuri, N.
Kurniasih, B. Poerwadikanta, dan Sjafei
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 6(3), 2001: p. 59-67.
095 SUPARTONO
Teknik isolasi Campylobacter jejuni dari usus ayam penderita sindroma kekerdilan/Supartono
Dalam : Prosiding Temu Teknis Fungsional Non Peneliti. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2001: p.
172-196
096 SUPRIYADI, A.
Tingkat keberhasilan vaksinasi ND pada ayam kampung di Kalimantan/Arif Supriyadi, Nensy M.
Hutagaol, Salasiah dan Dian Karyanti
Dilavet. v. 13(4), 2003: p. 1-9.
097 SUWARNO
Penggunaan cairan peritoneal mencit sebagai adjuvan vaksin ND pada ayam dengan diet protein
rendah/Suwarno dan M.A.A. Arief
Media Kedokteran Hewan. v. 17(2), 2001: p. 75-78.
098 SYAFRIATI, T.
Sindroma kekerdilan pada ayam niaga pedaging/Tatty Syafriati, L. Parede, Masniari
Poeloengan, S. Wahyu Wardani dan Y. Sani
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor 18-19 September 2000.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 512-519
099 SYAFRIATI, T.
Teknik elisa untuk pengujian serologi infeksi Chicken Anemia Virus (CAV) pada ayam potong
niaga/Tatty Syafriati dan Lies Parede
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Ciawi Bogor 30
September – 1 Oktober 2002. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2002: p. 440-443
100 SYAHRONI, B.
Kajian morfopatologi dan immunology pada ayam Specific Pathogen Free (SPF) setelah
divaksinasi dengan vaksin gumboro aktif strain intermediate/B. Syahroni, E. Handharyani, R.D.
Soejoedono dan E.R. Jusa
Buletin Pengujian Mutu Obat Hewan. (no. 11), 2005: p. 11-16.
101 TARMUDJI
Kolibasilosis pada ayam: etiologi, patologi dan pengendaliannya/Tarmudji
Wartazoa. v. 13(2), 2003: p. 65-73.
102 TARMUDJI
Penyakit pernafasan pada ayam ditinjau dari aspek klinik dan patologik serta kejadiannya di
Indonesia/Tarmudji
Wartazoa. v. 15(2), 2005: p. 72-83.
103 UNTARI, T.
Isolasi dan identifikasi bakteri dari ayam broiler yang menunjukkan gejala penyakit respirasi/Tri
Untari
Jurnal Sain Veteriner. v. 21(1), 2003: p. 73-76.
104 WAHYUWARDANI, S.
Efek imunosupresif infeksi reovirus isolat lokal pada ayam pedaging/S. Wahyuwardani,
Hernomoadi Huminto dan Lies Parede
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor 12-13 Sep.
2005. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2005: p. 1049-1055
105 WAHYUWARDANI, S.
Gambaran patologi ujicoba reinfeksi sindroma kekerdilan pada ayam pedaging/S. Wahyuwardani,
L.P.T. Syafriati dan M. Poeloengan
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Bogor, 18-19 September 2000.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 504-511
106 WAHYUWARDANI, S.
Perubahan patologi secara makroskopi dan mikroskopi pada ayam pedaging yang diinfeksi
reovirus isolat lokal/S. Wahyuwardani, H. Huminto dan L. Parede
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(1), 2005: p. 63-69.
107 WAHYUWARDANI, S.
Sindroma kekerdilan pada ayam pedaging dan gambaran patologinya/S. Wahyuwardani, A.
Sani, L. Parede, T. Syafriati dan M. Poeloengan
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 5(2), 2000: p. 125-131.
108 WARDHANA, A.H.
Pengaruh pemberian sediaan patikan kebo (Euphorbia hirta L.) terhadap jumlah eritrosit, kadar
hemoglobin dan nilai hematokrit pada ayam yang diinfeksi dengan Eimeria tenella/A.H.
Wardhana, E. Kencanawati, Nurmawati, Rahmaveni dan C.B. Jatmiko
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 6(2), 2001: p. 126-133.
109 WASITO
Infestasi alamiah cacing pita pada a yam buras dan gambaran histologiknya/Wasito, Ahmad
Subhan dan Tarmudji
Penyakit Hewan. v. 26(48), 1994: p. 47-52.
110 WIBOWO, M.H.
Isolasi dan propagasi agen penyebab penyakit dari kasus terdiagnosa penyakit Infectious
laryngotracheitis (ILT) pada telur ayam berembrio/Michael Haryadi Wibowo dan Widya
Asmara
Jurnal Sain Veteriner. v. 20(2), 2002: p. 52-57.
111 WIBOWO, M.H.
Mengenal lebih jauh kolibasilosis pada ayam/M. Haryadi Wibowo
Poultry Indonesia (September), 2003: p. 60-61
112 WIDIASTUTI, R.
Inokulasi aflatoksin B1 pada telur berembrio dan residunya pada ayam yang menetas/R.
Widiastuti, Darminto, S. Bahri dan R. Firmansyah
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner Bogor 29-30
September 2003. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2003: p. 462-465
113 WIJAYANTI, A.D.
Daya antelmintika bawang putih (Allium sativum Linn.) terhadap infeksi Ascaridia galli pada
ayam buras (Gallus gallus)/Agustina Dwi Wijayanti
Media Kedokteran Hewan. v. 19(1), 2003: p. 25-27.
114 WIRYAWAN, K.G.
Kajian anti bakteri temulawak, jahe dan bawang putih terhadap Salmonella typhimurium serta
pengaruh bawang putih terhadap performans dan respon imun ayam pedaging/K.G. Wiryawan, S.
Suharti dan M. Bintang
Media Peternakan. v. 28(2), 2005: p. 52-62.
115 YUWONO, E.
Respon imunitas hasil vaksinasi gumboro dan ND yang diberikan dengan jarak waktu berbeda
pada ayam broiler/Endro Yuwono dan S.J.A. Setyawati
Animal Productin=Jurnal Produksi Ternak. v. 3(2), 2001: p. 67-73.
116 ZALIZAR, L.
Identifikasi tingkat kematian (mortality rate) ayam broiler pada peternakan pola kemitraan di
Kabupaten Malang, Jawa Timur/L. Zalizar dan D. Rahayu
Ex-Farm Journal. v. 7(9), 2000: p. 66-72.
117 ZALIZAR, L.
Prevalensi penyakit cacing mata (Oxyspiruriasis) pada ayam buras di Malang dan upaya
pengobatannya/Lili Zalizar, Listiari Hendraningsih dan Suyatno
Jurnal Dedikasi. v. 1(1), 2003: p. 73-81.

BURUNG
118 BARKAH, K.
Teknik isolasi kuman antraks dari sampel burung unta/K. Barkah
Dalam : Prosiding Temu Teknis Fungsional Non Peneliti. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p.
40-45
119 DARMINTO
Studi kepekaan burung unta (Struthio camelus) terhadap virus Newcastle Disease galur
velogenik isolat lokal/Darminto dan Sjamsul Bahri
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(4), 1997: p. 250-257.
120 DARMINTO
Titer antibodi protektif terhadap Newcastle Disease pada burung unta (Struthio camelus)/
Darminto, Sjamsul Bahri dan N. Suryana
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 3(4), 1998: p. 243-250.
121 DARTINI N.L.
Isolasi Salmonella enteritidis dari burung bayau (Vasmarie electus) dan burung macaw/Dartini
N.L. dan Soeharsono
Bulletin Veteriner BPPH VI. v. 12(57), 2000: p. 2-8.
122 HARDJOUTOMO, S.
Kejadian antraks pada burung unta di Purwakarta Jawa Barat/Suprodjo Hardjoutomo, M. Bhakti
Poerwadikarta dan Koko Barkah
Wartazoa. v. 12(3), 2002: p. 114-120.
123 INDRAWATI, A.
Kasus aspergillosis pada berbagai jenis burung/Agustin Indrawati dan Titiek Sunartie
Jurnal Mikologi Kedokteran Indonesia. v. 1(2), 2000: p. 90-91.
124 IRIANTO, A.
Perbaikan kualitas imunologik Squab merpati Balap (Columbia livia) melalui penyediaan
cropmilk induk yang diinduksi probiotik Lactobacillus sp./Agus Irianto dan Bambang Heru
Budiyanto
Animal Production. v. 6(2), 2004: p. 118-124.
125 PRIOSOERYANTO, B.P.
Patologi Trichomoniosis pada burung merpati (Columba livia) di peternakan Cianjur Jawa
Barat/B.P. Priosoeryanto, D. Ratih, E. Herlina, R. Thiaria dan S. Estuningsih
Jurnal Media Veteriner Indonesia. v. 9(1), 2005: p. 1-5.
126 RIJANTOM
Studi seroepidemiologi tetelo pada burung bondol dada sisik (Lonchura punctulata)/Rijantom, I
Nyoman Mantik Astawa dan Gusti Ayu Yuniati Kencana
Jurnal Veteriner. v. 3(2), 2002: p. 44-49.
127 SADIK, A.
Laporan kasus Newcastle disease pada burung kakak tua berdasarkan penyelidikan klinis, pasca
mati, mikroskopis dan serologis/Achmad Sadik dan Harry Besar Sosiawan
Bulletin Vetma. (no. 2), 1980: p. 40-41.
128 SASWIYANTI, E.
Letupan aspergillosis yang menyerang burung merak (Pavo muticus) dan cendrawasih
(Paradisea sp) di Bandar lampung/Enny Saswiyanti dan Jarkasih
Velabo. v. 19(2), 2004: p. 1-12.
129 SETYORINI, L.E.
Parasit pada burung paruh bengkok/L.E. Setyorini, S. Hartini dan E. Purwaningsih
Bogor : Puslitbang Biologi, 1999: p. 192-193
130 SOEDIJAR, I.L.
Penyakit sayap dan paruh pada burung paruh bengkok/Ida Lestari Soedijar
Jurnal Veteriner. v. 4(3), 2003: p. 121-127.
131 ADI, A.A.A.M.
Pathological abnormalities of bali ducks sampled from traditional farming system in Bali/ A.A.
Ayu Mirah Adi, I.B.O. Winaya, Iwan H. Utama, I.N. Suarsana, I.G.M. Krisna Erawan, I.A.
Pasti Apsari dan Yoshihiro Hayashi
Jurnal Veteriner. v. 5(2), 2004: p. 40-46.
132 AMANU, S.
Studi serologis dengan uji hambatan hemaglutinasi terhadap angsa yang dapat bertindak
sebagai pembawa Newcastle Disease di D.I. Yogyakarta/Surya Amanu; Oktavianus Kale Rohi
Jurnal Sain Veteriner. v. 23(1), 2005: p. 8-12.
133 APSARI, I.A.P.
Blood parasites of bali ducks-sampled from traditional farming system in Bali/Ida Ayu Pasti
Apsari, Iwan Haryono Utama, Nyoman Suarsana, Anak Agung Ayu Mirah Adi, Ida Bagus-Oka
Winaya, I Gusti Made Krisna Erawan dan Yoshihiro Hayashi
Jurnal Veteriner. v. 5(4), 2004: p. 133-138.
134 ISTIANA
Kematian embrio akibat infeksi bakteri pada telur tetas di penetasan itik alabio dan perkiraan
kerugian ekonominya/Istiana
Penyakit Hewan. v. 26(48), 1994: p. 36-40.
135 ISTIANA
Pemeriksaan bakteriologik anak dan telur itik, pakan dan dedak yang berasal dari Pasar Alabio
Kalimantan Selatan/Istiana dan Suryana
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(3), 1997: p. 208-211.
136 ISTIANA
Penyebaran serotipe Salmonella spp. pada penetasan tradisional itik alabio di Kabupaten Hulu
Sungai Utara Kalimantan Selatan/ Istiana
Penyakit Hewan. v. 25(46), 1993: p. 120-123.
137 ISTIANA
Resistensi Salmonella spp. isolat itik alabio terhadap beberapa antibiotika/Istiana
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 3(2), 1998: p. 106-110.
138 SAEPULLOH, M.
Kajian Newcastle Disease pada itik dan upaya pengendaliannya/ Muharam Saepulloh dan
Darminto
Wartazoa. v. 15(2), 2005: p. 84-94.
139 SULINAWATI
Uji patologik kasus histomoniasis pada itik/Sulinawati dan Slamet Nuryadi
Velabo. v. 18(2), 2002: p. 1-16.
140 SUPAR
Pengembangan vaksin kholera unggas: II Patogenitas dan daya proteksi vaksin Pasteurella
multocida isolat lokal pada itik percobaan/Supar, Yudi Setiadi, Djaenuri, Nina Kurniasih, B.
Poerwadikarta dan Sjafei
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 6(2), 2001: p. 120-125.
141 WIBOWO, P.E.
Observasi dan inventarisasi endoparasit pada itik alabio di Hulu Sungai Utara Kalimantan
Selatan/Putut Eko Wibowo, Arie Asmini, Anhar Mawardi dan Barkatullah Amin
Dilavet. v. 14(3), 2004: p. 6-13.
142 WINARSIH, W.
Pembentukan thrombus pada itik yang diinfeksi Pasteurella multocida/Wiwin Winarsih,
Hernomoadi Huminto dan Bibiana W. Lay
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner Bogor 18-19 September 2000.
Bogor : PUSLITBANGNAK, 2000: p. 552-556
UMUM
143 AMANU, S.
Survei infeksi bakteri Mycoplasma synoviae pada kalkun, angsa, entok dan itik di Kabupaten
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta/Surya Amanu dan Dedy Respatyo Sunuwihadi
Jurnal Sains Veteriner. v. 23(2), 2005: p. 67-71.
144 ANDINI, L.S.
Pengaruh laju dosis dan dosis iradiasi terhadap radioresistensi Salmonella spp./L.S. Andini,
Harsojo dan L.D. Darjanto
Dalam : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor 12-13
September 2005. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2005: p. 1092-1096
145 ANON
Menghadapi flu burung: vaksin baru di Hongaria, mobilisasi tentara di China/Anon
Fokus Agribiz. v. 2(6), 2005: p. 13-14.
146 ANON
Peringatan Bank Pembangunan Asia: dampak flu burung di dunia, bisa massive/Anon
Fokus Agribiz. v. 2(6), 2005: p.12.
147 ANON
Rapatkan barisan hadapi flu burung/Anon
Fokus Agribiz. v. 2(6), 2005: p. 6-8.
148 ANON
Respon pemerintah pada flu burung/Anon
Fokus Agribiz. v. 2(6), 2005: p. 9-10.
149 ASMARA, W.
Identifikasi subtipe hemaglutinin virus Avian Influenza pada berbagai spesies unggas dengan RTPCR/
Widya Asmara, Michael Haryadi Wibowo dan Charles Rangga Tabbu
Jurnal Sain Veteriner. v. 1, 2005: p. 42-46.
150 BAHRI, S.
Tinjauan efek mikotoksin terhadap performan unggas/Syamsul Bahri, R. Maryam dan R.
Widiastuti
Jurnal Mikologi Kedokteran Indonesia. v. 4(1 dan 2), 2003/v. 5(1 dan 2), 2004: p. 53-64.
151 BUDIANTONO
Studi retrospektif: kajian histopatologi kasus Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) di Bali
tahun 2003/Budiantono
Buletin Veteriner, BPPV Denpasar. v. 17(67), 2005: p. 113-119.
152 DAMAYANTI, R.
Monitoring kasus penyakit Avian Influenza berdasarkan deteksi antigen virus subtipe H5N1
secara imunohistokimiawi/Rini Damayanti, N.L.P.I. Dharmayanti, R. Indriani, A. Wiyono dan
R.M.A. Adjid
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(4), 2005: p. 322-330.
153 DARMINTO
Aplikasi uji ELISA untuk engukur titer antibodi terhadap penyakit tetelo dan hubungannya
dengan kekebalan terhadap serangan virus ganas/Darminto
Penyakit Hewan. v. 25(46), 1993: p. 76-82.
154 DARMINTO
Pengembangan vaksin Infectious bronchitis inaktif isolat lokal/ Darminto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 4(2), 1999: p. 113-120.
155 DARMINTO
Vaksin Newcastle Disease inaktif berasal dari virus isolat lokal galur velogenik/Darminto dan P.
Ronohardjo
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 2(1), 1996: p. 42-48.
156 DEPARTEMEN PERTANIAN
Bagaimana terhindar dari flu burung (Avian Influenza)/Departemen Pertanian
Dalam : Buku petunjuk mengenai Avian Influenza Jakarta : Bina Produksi Peternakan, 2004:
29 p.
157 DHARMAYANTI, N.L.P.I.
Analisis fragmen gen HAI virus Avian Influenza yang menginfeksi sebuah breeding farm pada awal
tahun 2004 dan 2005 di Kabupaten Sukabumi/ N.L.P.I. Dharmayanti
Jurnal Mikrobiologi Indonesia . v. 10(2), 2005: p. 86-90.
158 DHARMAYANTI, N.L.P. I.
Identifikasi virus Avian Influenza isolat Indonesia dengan Reserve Transcriptase-Polymerase
Chain Reaction (RT- PCR)/N.L.P. Dharmayanti, Rini Damayanti, A. Wiyono, R. Indriani dan
Darminto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 9(2), 2004: p. 136-142.
159 DHARMAYANTI, N.L.P.I.
Karakterisasi molekuler virus Avian Influenza isolat Indonesia/ N.L.P.I. Dharmayanti, R.
Damayanti. R. Indriani dan A. Wiyono; R.M.A. Adjid
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(2), 2005: p. 127-133.
160 DHARMAYANTI, N.L.P.I.
Kenali penyebab penyakit ND (Newcastle Disease)/I. Dharmayanti
Poultry Indonesia. (Agustus), 2003: p. 70-71.
161 DHARMAYANTI, N.L.P.I.
Molekuler basis untuk diagnosis ND/N.L.P.I. Dharmayanti
Poultry Indonesia. (September), 2003: p. 62-65.
162 DHARMAYANTI, N.L.P.I.
Perbandingan sekuen daerah hipervariabel (HVR) sub unit Gen S-1 virus infectious bronchitis
isolat lapang I-37 dengan serotipe connecticut 46/N.L.P. Dharmayanti
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 8(2), 2003: p. 107-113.
163 DIREKTORAT BUDIDAYA TERNAK NON RUMINANSIA
Tanya jawab seputar unggas kesayangan bebas flu burung/ Direktorat Budidaya Ternak Non
Ruminansia
Jakarta : Direktorat Budidaya Ternak Non Ruminansia, 2005: 10 p.
164 DIREKTORAT JENDERAL BINA PRODUKSI PETERNAKAN
Pedoman pencegahan, pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan menular influenza
pada unggas (Avian Influenza)/Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan
Analisis Kebijakan Pertanian. v. 2(3), 2004: p. 288-302.
165 DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN
Gejala dan cara pencegahan flu burung (Avian Influenza)/Direktorat Jenderal Peternakan
Jakarta : Direktorat Jenderal Peternakan, [s.a.]: 6 p.
166 ERAWATI, S.R.
Percobaan pembuatan vaksin avian encephalomyolitis strain Van Roekel inaktif/Siti Rusliana
Erawati dan Irhsam
Bulletin Vetma. (no. 2), 1980: p. 30-39.
167 HADI, S.
Tidur nyenyak tanpa ngorok dalam buaian kemitraan/Sulaxono Hadi
Poultry Indonesia. (Mei), 2004: p. 56-57.
168 HAMID, H.
Deteksi kejadian penyakit ILT di lapang tentang penelitian patologik/H. Hamid
Dalam : Laporan hasil pengkajian penelitian bagian proyek penelitian penyakit hewan Bogor.
Bogor : BALITVET, 2001: p. (pt.3) 9 p.
169 HATMONO, H.
Vaksinasi Avian Influenza dan upaya pembebasannya/Harjuli Hatmono
Poultry Indonesia. (Mei), 2004: p. 52-53.
170 INDRAYANI, L.
Perbandingan antara gejala klinik dan perubahan histopatologi untuk penilaian uji kandungan
virus pada vaksin Avian encephalomyelitis/L. Indrayani, A. Nurhandayani dan E. Susanto
Bulletin Pengujian Mutu Obat Hewan. (no. 3), 1990: p. 26-28.
171 INDRIANI, R.
Deteksi respon antibodi dengan uji hemaglutinasi inhibisi dan titer proteksi terhadap virus
Avian Influenza subtipe H5N1/Risa Indriani, N.L.P.I. Dharmayanti, A. Wiyono, Darminto dan L.
Parede
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 9(3), 2004: p. 204-209.
172 INDRIANI, R.
Pengembangan prototipe vaksin inaktif Avian Influenza (AI) H5N1 isolat lokal dan aplikasinya
pada hewan coba di tingkat laboratorium/Risa Indriani, N.L.P.I. Dharmayanti, T. Syafriati, A.
Wiyono dan R.M.A. Adjid
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(4), 2005: p. 315-321.
173 INDRIANI, R.
Uji patogenisitas dan imunogenisitas isolat lapang virus Infectious laryngotracheitis/Risa
Indriani, Helmy Hamid, R.M. Abdul Adjid dan Muharam Saepulloh
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 9(2), 2004: p. 122-127.
174 INDRIANI, R.
Variasi serotipe isolat virus Infectious bronchitis yang berasal dari beberapa daerah di P. Jawa/
Risa Indriani dan Darminto
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 5(4), 2000: p. 234-240.
175 LASTUTI, N.D.R.
Pengaruh suhu dan lama penyimpanan sporokista terhadap keganasan Eimeria tenella/Nunuk
Dyah Retno Lastuti, Mufasirin dan Endang Suprihati
Media Kedokteran Hewan. v. 21(1), 2005: p. 12-14.
176 LISTYAWATI, D.
Perlukah vaksinasi Avian Influenza?/D. Listyawati
Poultry Indonesia. (Agustus), 2003: p. 64-65.
177 MARFIATININGSIH, S.
Monitoring penyakit hewan menular strategic Newcastle Disease (ND) T.A. 2001/Sri
Marfiatiningsih dan Karimuddin
Velabo: Buletin Laboratorium Veteriner. v. 18(1), 2002: p. 1-16.
178 MARFIATININGSIH, S.
Virus patogen pada unggas/Sri Marfiatiningsih
Velabo: Buletin Laboratorium Veteriner. v. 19(2), 2003: p. 1-12.
179 MISWATI, Y.
Monitoring dan surveillans penyakit Avian Influenza di Regional II tahun 2004/Yuli Miswati,
Harry Besar Sosiawan, Vera O., Ros Purnama, Kartini, Rubama, Desmira dan Daniel F.
Buletin Informasi Kesehatan Hewan. v. 6(68), 2004: p. 1-12.
180 MISWATI, Y.
Monitoring vaksinasi ND di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Sawahlunto Propinsi Sumatera
Barat Tahun 2002/Yuli Miswati, Vera Oktavia dan Harry Besar Sosiawan
Buletin Informasi Kesehatan Hewan. v. 4(65), 2002: p. 18-21.
181 MISWATI, Y.
Uji patogenesitas beberapa isolat virus Avian Influenza dengan penghitungan indeks
Patogenesitas intravena (Intravenous Pathogenecity Index)/Yuli Miswati, Harry Besar
Sosiawan, Sodirun, Ros Purnama, Kartini, Desmira dan Rubama
Buletin Informasi Kesehatan Hewan. v. 6(69), 2004: p. 5-9.
182 NASUTION, E.J.
Metode diagnosis laboratorik onikomikosis/E. Jusi Nasution, Tjut Nurul Alam Jacoeb dan
Kusmarinah Bramono
Jurnal Mikologi Kedokteran Indonesia. v. 4(1-2) 2003/v. 5(1-2) 2004: p. 44-52.
183 PAREDE, L.
Karakterisasi dan spesifikasi virus penyakit kekerdilan (reoviridae enterovirus like particle) dan
Chicken Anaemia Virus (CAV)/Lies Parede
Dalam : Laporan hasil pengkajian penelitian bagian proyek penelitian penyakit hewan Bogor.
Bogor : BALITVET, 2001: p. (pt.6) 11 p.
184 PAREDE, L.
Penyakit menular pada intensifikasi unggas lokal dan cara penanggulangannya/Lies Parede, D.
Zainuddin dan Hernomoadi Huminto
Dalam : Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Pengembangan Ayam Lokal, Semarang 26
Agustus 2005. Bogor : PUSLITBANGNAK, 2005: p. 314-320
185 POERNOMO, J.S.
Variasi tipe antigen Salmonella pullorum yang ditemukan di Indonesia dan penyebaran serotype
Salmonella pada ternak/J. Sri Poernomo
Wartazoa. v. 14(4), 2004: p. 143-159.
186 PRIYOWIDODO, D.
Efektivitas pemberian vaksin koksidia melalui air minum dan pakan terhadap infeksi tantangan
Eimeria tenella/Dwi Priyowidodo
Jurnal Sain Veteriner. v. 23(1), 2005: p. 1-7.
187 PURWADARIA, T.
Penampisan bakteri yang tahan terhadap antibiotika untuk digunakan sebagai probiotik unggas/
Tresnawati Purwadaria, I.P. Kompiang, J. Darma dan Supriyati
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 8(3), 2003: p. 151-156.
188 PURWO W., B.
Waspadai penyakit kolera di puncak musim hujan/Budi Purwo W.
Poultry Indonesia. (no. 262), 2002: p. 1.
189 PUTRA, A.A.G.
Peranan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional VI Denpasar dalam penanggulangan
Avian Influenza di Propinsi Bali, NTB dan NTT/Anak Agung Gde Putra
Buletin Veteriner, BPPV Denpasar. V. 17(66), 2005: p. 69-75.
190 RACHMAWATI, S.
Potensi sambiloto (Andrographis paniculata Ness) sebagai tanaman yang mampu mengurangi
kasus aflatoksikosis pada ternak/ Sri Rachmawati
Jurnal Mikologi Kedokteran Indonesia. v. 2(1 dan 2), 2001: p. 172-177.
191 RAHARDJO, A.P.
Imunogenesitas protein VP2 virus Infectious Bursal Disease isolat lokal sebagai dasar
pengembangan vaksin sub unit/Adi Priyo Rahardjo dan Suwarno
Media Kedokteran Hewan. v. 21(1), 2005: p. 1-5.
192 SOEDIJAR, I.L.
Detection of antibody against Infectious Laryngotracheitis using Serum Neutralization Test
(SNT) and Indirect Fluorescence Antibody Technique (IFAT) from several provinces in
Indonesia/ I.L. Soedijar, Muharam Saepulloh dan R. Daulay
Buletin Pengujian Mutu Obat Hewan. (no. 11), 2005: p. 6-10.
193 SUDIYANTO.
Berak darah dan penanggulangannya/Sudiyanto
Poultry Indonesia. (Maret), 2001: p. 42.
194 SUMARTONO
Kandidat probe parsial genom Eimeria tenella untuk optimalisasi diagnosis koksidiosis/
Sumartono, Dwi Priyo Widodo dan Wisnu Nurcahyo
Jurnal Sain Veteriner. v. 23(2), 2005: p. 60-66.
195 SURYANA, N.
Teknik pengujian daya hidup virus vaksin Newcastle Disease yang telah diencerkan dalam
waktu penyimpanan yang berbeda/N. Suryana
Dalam : Prosiding Temu Teknis Fungsional Non Peneliti. Bogor : PUSLIBANGNAK, 2001: p.
205-212
196 SUTARMA
Teknik identifikasi Haemophilus spp. katalase positif /Sutarma
Buletin Teknik Pertanian. v. 6(1), 2001: p. 11-13.
197 SUTRISNO, B.
Studi perkembangan dan sitopatologi Eimeria tenella pada membran chorioallantois/Bambang
Sutrisno; Joko Prastowo
Jurnal Sain Veteriner. v. 21(1), 2003: p. 68-72.
198 SUYASA, IN.
Flu burung, penyakit ternak yang mengancam jiwa manusia/I Nyoman Suyasa
Bulletin Teknologi dan Informasi Pertanian. v. 3(10), 2005: p. 16-18.
199 UNANDAR, T.
Lagi-lagi CRD (Chronic Respiratory Disease)/Tony Unandar
Poultry Indonesia. (Maret), 2001: p. 45-47.
200 UNTARI
Identifikasi virus Avian Infectious Bronchitis yang diisolasi dari Yogyakarta dengan Reserve
Transcriptase Polymerase Chain Reaction gen peplomer S-1/Untari, Sardjono dan Darjono
Journal Sain Veteriner. v. 21(2), 2003: p. 47-50.
201 WAHYUWARDANI, S.
Infeksi Chicken Anaemia Virus (CAV): etiologi, epidemiologi, gejala klinis, gambaran patologi dan
pengendaliannya/Susiastuti Wahyuwardani dan Tatty Syafriati
Wartazoa. v. 15(3), 2005: p. 155-163.
202 WARDHANA, A.H.
Identifikasi senyawa volatil dari luka myosis dan responnya terhadap lalat Chrysomya beziziana/
A.H. Wardhana, Sukarsih dan R. Urich
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. v. 10(1), 2005: p. 41-50.
203 YULIANI, M.H.
Laporan kegiatan program monitoring aflatoksin pada unggas tahun 1996- 2003/Mus Hilda
Yuliani, J. Syarwani Kalianda dan Wijanarko
Dilavet. v. 14(3), 2004: p. 1-5.
204 YUNINGSIH
Pengaruh cemaran beberapa senyawa toksik dalam air minum terhadap ternak/Yuningsih
Wartazoa. v. 15(2), 2005: p. 95-101.